Ide Bisnis saat PPKM darurat 2021
Salah satu cara nyari ide bisnis adalah bisa pakek data statistik di wilayah kita.
.
Cara nyari nya silahkan ketik saja "kabupaten anda + dalam angka"
.
Misal "jakarta dalam angka" "Blitar dalam angka"
Dari data statistik ini kita bisa tau kecamatan mana yang penduduknya paling banyak, wilayah mana yang penduduknya paling kaya, jumlah kelahiran, jumlah kematian, dst.
.
Misal ini saya ngambil data punya blitar tentang "jumlah kelahiran" di kabupaten blitar.
.
Disini bisa dilihat selama tahun 2016 sampai 2018, jumlah kelahiran rata-rata adalah 16.000 bayi.
Dengan ngeliat ini saja, kita bisa tau di blitar kebutuhan bayi cukup besar.
kita urutkan saja kebutuhanya,
.
1. kebutuhan persalinan
2. kebutuhan susu
3. Popok
4. Aqiqoh
5. mainan anak
6. Baju bayi
7. Baju menyusui
8. Peralatan bepergian bayi
9. DST
.
Nah setelah kita tau, kita bisa analisa persaingan bisnis di masing-masing niche, dan juga apakah kita harus milih juga di niche mana yang kita paling tinggi kemungkinan bisa menguasai.
.
Contoh...
.
Langkah yang bisa kita lakukan...
.
1. Cek dimana kecamatan yang paling padat penduduk
2. Cek disana ada berapa banyak baby shop nya
3. Cek apakah baby shop nya ramai
4. dengan data ini kita bisa memutuskan apakah kita bisa jualan barang kebutuhan bayi yang gak dijual di toko biasa.
.
Bisa juga
1. Cek dimana kecamatan yang paling padat penduduk (penduduk padat berarti kelahiran bayi juga yang tertinggi)
2. Cek disana yang buka jasa aqiqoh berapa banyak?
3. bisa ndak misalkan kita bersaing dengan ilmu dan modal yang kita miliki. ?
.
Selain kelahiran, kita juga bisa analisa jumlah penduduk berdasarkan umur, jumlah kematian, dst.
.
Selain data statistik yang di post badan statistik, kita bisa juga melihat trend yang ada di kota....
.
Misal, trend kesadaran akan protokol kesehatan meningkat di kota kita.
.
Kita bisa nyusun strategi untuk bisnis yang berkaitan dengan protokol kesehatan.
.
Misal :
.
1. Jual atau Produksi masker
2. Jual atau Produksi alat cuci tangan di depan rumah
3. Jual jasa disinfektan
4. dst
.
Tapi tetep kita harus bisa memastikan trend tersebut di kota kita memang sedang naik, dan juga harus cek persaingan dan juga kemampuan pemasaran kita.
.
Kalo kemampuan pemasaran kita belum bagus, ya bisa jadi ya stuck...
.
udah gitu saja... semoga bermanfaat..
Komentar
Posting Komentar