lebih dekat dengan KAIZEN (jilid 2)
KAIZEN, PENINGKATAN 1%, DAN EFEK BOLA SALJU
Banyak orang percaya bahwa untuk mencapai hal-hal besar perlu dimulai dengan melakukan langkah-langkah besar, untuk mencapai hal-hal luar biasa perlu langkah-langkah yang luar biasa pula. Padahal, yang sebenarnya terjadi tidak demikian. Mereka yang memiliki pencapaian besar sering kali hanya melakukan langkah-langkah sederhana, tindakan-tindakan biasa. Namun, mereka melakukannya secara konsisten berbulan-bulan, bertahun-tahun.
Mereka pun tidak berhenti di sini, mereka juga melakukan peningkatan kecil setiap harinya. Kaizen istilahnya. Secara harafiah dalam bahasa Jepang, kaizen bermakna perubahan untuk menjadi lebih baik (kai = perubahan, zen = baik). Secara istilah, menurut Robert Maurer, kaizen adalah melakukan langkah yang sangat kecil untuk meningkatkan sebuah proses tertentu. Jadi, peningkatan yang dilakukan dengan metode kaizen sangatlah kecil, namun dilakukan secara terus-menerus (continuous improvement).
Jangan remehkan peningkatan kecil. Peningkatan 1% setiap hari akan menghasilkan peningkatan 38x di akhir tahun (1,01^365 = 37,78). Artinya, Anda akan lebih baik dari diri Anda 3778%! Ini bukan peningkatan yang sedikit. Supaya dapat sensenya, bayangkan hari ini Anda berpenghasilan hanya 100 ribu per hari. Peningkatan 1% setiap hari akan membuat penghasilan Anda menjadi 3,8 juta per hari di akhir tahun.
Bagaimana bila hanya melakukan peningkatan 1% setiap pekan? 1,01^52 = 1,67, tidak buruk. Anda akan menjadi lebih baik 167% dibandingkan hari ini
Jadi, peningkatan, seberapa pun kecilnya, akan menciptakan efek bola salju. Tindakan sekecil apapun, asal mulai digulirkan, akan menciptakan momentum. Bila terus menerus dilanjutkan, ia akan membesar sedikit demi sedikit, seperti bola salju yang digelindingkan dari atas bukit, ia akan menggulung dan membesar di sepanjang perjalanannya.
Praktinya bagaimana? Ada empat hal yang perlu dilakukan:
Pertama, tetapkan tujuan.
Sebuah tindakan tentu perlu punya tujuan yang jelas. Apa tujuan dari tindakan yang akan kita lakukan? Menghasilkan buku? Menurunkan berat badan? Meningkatkan jumlah follower di Instagram?
Kedua, lakukan tindakan.
Tujuan penting, rencana juga penting, namun tindakan jauh lebih penting. Tidak perlu tindakan yang muluk-muluk, cukup tindakan yang sederhana. Namun kuncinya adalah mulai bertindak. Misalnya: menulis 200 kata setiap hari untuk menghasilkan buku, mengurangi satu sendok gula setiap hari untuk turun berat badan, memposting 2 konten setiap pekan untuk meningkatkan jumlah follower di Instagram. Ingat, tidak perlu sempurna, di awal yang penting adalah memulai dengan semudah dan sesegera mungkin.
Ketiga, dapatkan umpan balik.
Dapatkan umpan balik secara teratur sehingga tahu mana yang perlu dipertahankan dan mana yang perlu diubah. Ini merupakan langkah penting, karena kita tidak tahu apakah rencana yang sudah kita buat efektif atau tidak. Rencana hanyalah hipotesis awal. Kita perlu bereksperimentasi, mencoba berbagai hipotesis yang terpikir sebelumnya dan mendapatkan umpan balik, mana yang berhasil dan mana yang perlu kita ubah.
Keempat, lakukan peningkatan kecil secara berkelanjutan.
Ada dua macam peningkatan yang bisa kita lakukan: peningkatan kuantitas dan peningkatan kualitas. Misal, dalam konteks menulis, peningkatan kuantitas bisa berupa menambah jumlah kata dari 200 kata menjadi 300 kata pekan depannya, dst. Sementara peningkatan kualitas adalah dengan meningkatkan kemampuan menulis (diksi, komposisi, dsb) secara bertahap.
Kita bisa terapkan prinsip kaizen ini dalam banyak hal. Tiga bulan lalu, saya hanya kuat melakukan push up sempurna 2x (ini menunjukkan stamina dan struktur tubuh saya payah). Lalu saya mulai berlatih, mulai dengan mendorong tembok, push up ala cewek menggunakan lutut, dsb. Alhamdulillah, hari ini saya mampu melakukan push up sempurna 18x. Semuanya dibangung secara perlahan, selangkah demi selangkah. Seperti apa yang dikatakan oleh Lao Tse “perjalanan seribu mil dimulai dari langkah pertama.”
Komentar
Posting Komentar