Tips Membuat sales page

Saya bikin struktur minimal sales page.

Namanya:

AKENHAG

---

Part #1: Apa

  • Produk apa yg Anda jual? 
  • Apa namanya? 

Pasti punya nama dooong.


---

Part "Apa" ini, sering didahului Headline. Lanjut ke sub headline.

---

  • Atau langsung ke: "nama gw alex, gw jualan ini."
  • Atau langsung ke: "Saya mau jualan FSP".

---

Bisa juga bentuknya cerita.

---

Bisa juga bentuknya filtering audience. 

Kayak: "Apakah Anda bla bla?".

---

Di part #1 ini pula, Anda harus jelas dalam berstatement!

Di sales page, Anda menawarkan sesuatu, biar orang beli kan?

Berarti statement Anda adalah: Berjualan.

---

INTInya Part #1:

  • Musti ada NAMAnya.
  • Produk tsb ada bentuknya? Berikan FOTO PRODUK.
  • Jelas statementnya.

===

Part #2: KENapa

Berikan penjelasan kenapa orang - orang harus setuju dengan statement Anda.

Penjelasan "KENAPA"nya, bisa berbentuk: 

  • Feature - feature barang yang jual. 
  • Kualitas produk yang dijual. 
  • Kenapa produk Anda unggul dibandingkan kompetitor.
  • Efek kekehidupan pembeli, setelah beli produk Anda.

---

  • Di part #1, Anda bikin statement.
  • Di part #2, Anda jelasin kenapa orang musti setuju dengan statement Anda! 

---

Kalau gak tau formula bikin deskripsi produk yang mantep (KENAPA), bisa dibeli BenBinya.

===

Part #3: HArus

Buat yang "OK, gw sepakat dengan statement elu" (yang mana artinya dia mulai tertarik dengan produk Anda).

Selanjutnya dia pengen tau dong, pengorban untuk mendapatkan hal tsb.

---

  • Anda jualan kan? 
  • Bukan lagi nyumbang kan?
  • Sebutin harganya kalo gitu.

---

Kenapa part #3 ini, saya namainnya "HArus"?

Karena di part #3, sebenernya lagi ngerangkum 2 hal ini:

  • Konsekuensi gak enak yang dia HARUS terima (ngeluarin duit).
  • Konsekuensi enak yang HARUS dia terima (berbagai hal yg bisa dia lakukan setelah memiliki produk tsb)

Tentuuu, bagian menyampaikan konsekuensi enaknya, ditajemin 😜

---

Diluaran sana, part #3 sering disebut: OFFER.

Contoh:

  • Kalo Anda jualan, apa nih konsekuensi yg harus dia terima (uang yang harus dikeluarkan)?
  • Kalo Anda nawarin lead magnet, apa nih konsekuensi yg harus dia terima (nyerahin email)?
  • Kalo Anda nawarin orang install aplikasi, apa nih konsekuensi yang harus visitor lakukan? (Install aplikasinya. Keluar kuota. Melakukan sign up).

---

Di luaran sana, wujud part #3 ini diajarinya kayak gini:

  • Harga
  • Garansi
  • Bonus
  • Harga coret - coret
  • Paket - paket yang tersedia
  • Testimonial
  • Scarcity (anceman - anceman diskon berakhir pada tanggal, stok tinggal X, countdown timer, dsb).

---

Simpel bangetnya, yaudah kasih tau harga! 

Itu paling simpelnya dari mewujudkan part #3.

===

Part #4: Gimana

Nextnya orang yang sudah terima dengan part #3, adalah: "Jadi gw ngapain nih?".

---

Itulah part "Gimana". 

Anda ngejelasin tekhnis gimana cara dapetinnya.

---

Kalo Anda jualan, ya kasih tau bagaimana proses pembeliannya. 

  • Apakah klik tombol "order" lalu akan terhubung langsung ke CS lewat WA? 
  • Apakah isi form, lalu nanti di follow up sama CS?
  • Apakah masukkin email terus nanti nomor tujuan transferanya dikirim lewat email?

---

Kalo Anda ngasih lead magnet, kasih tau: 

"Dibawah ada form. Isi nama & email Anda ya!".

---

Kalo Anda ngajakkin orang subscribe lewat video, kasih tau:

"Klik tombol subscribe, nyalakan lonceng".

---

Diluaran sana, part #4 sering disebut dengan: Call to Action.

---

  • Kalo cuman ada part "Apa", "KENapa", & "HArus", itu namanya: PENGUMUMAN!
  • Kalo ada part "Apa", "KENapa", "HArus", & part "Gimana", barulah layak disebut sebagai PENAWARAN :)

Jadi: Jangan sampe lupa part #4 ya!

===

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kekuatan Warna Ungu Menurut Psikologi, Feng Shui, Ilmu Aura Tubuh, Hingga Berbagai Budaya di Dunia

Rahasia Kenapa Orang Keturunan Chinese bisa Lebih Kaya.

Panduan untuk berjualan di FB ADS