Tips Selalu Semangat Berkarya
Tips Menggali Strong Why
.
Mas akhir-akhirnya saya loyo, ga semangat jualan, karena rasanya dari penghasilan yang saya dapat sudah cukup untuk saya dan keluarga hidup sehari-hari. Bagaimana yaa? agar saya bisa menggali ‘Strong Why’ semangat saya kembali?
.
Alhamdulillah, hal yang biasa saya lakukan untuk menggali strong why, adalah sebagai berikut:
.
1. Ritual Pertama (Merenung)
.
Ada sebuah ritual wajib, yang biasa saya jalani, ketika sebelum menulis buku. Yaitu berdiam diri, di tempat yang jauh dari keramaian (biasa saya cari tempat bersama keluarga). Untuk bisa kembali “Strong Why” kenapa saya harus menulis?, kenapa saya harus berbagi?, kenapa saya harus semangat?.
.
Meneladani Rasulullah, sebelum masa kenabiannya, ketika saat itu di Mekah, banyak kerusakan yang terjadi, Rasulullah banyak merenung, hingga berdiam diri di gua hira. Dan disini Rasulullah, mendapatkan wahyu yang pertama, yang disampaikan oleh Malaikat Jibril.
.
Nah, mungkin ketika kita:
> Loyo
> Kurang semangat
.
Mungkin kita butuh, berdiam sejenak, untuk kita bisa merenung
.
2. Ritual Kedua (Dekati Ilmu)
.
Ada sebuah Qoutes yang menarik dari Ustadz Oemar Mita:
.
“Surga Itu Identik dengan Ilmu
Sebagaimana Ikan Identik dengan Air”
.
Biasanya kalau kita kurang semangat, kita ‘sedang jauh dari ilmu’. Baik ilmu agama, ataupun ilmu bisnis atau ilmu lain yang kita butuhkan. Coba, tarik kembali, saat kita sering bermajelis ilmu, ketemu langsung dengan ustadz / ustadzah. Disitu kita jadi semangat ibadah, dan ilmulah yang membentengi kita, dari perbuatan maksiat.
.
Maka di kala pandemi ini, bahkan jangan sampai semangat kita dalam belajar, malah kita kurangi. Namun sebaliknya, wajib kita tambah. Karena kondisi ini adalah kondisi yang mungkin lebih membutuhkan ‘effort’ di banding dengan kondisi biasa.
.
3. Ritual Ketiga (Ambil Tanggung Jawab)
.
Kita akan selesai, kalau yang kita pikirkan hanyalah diri kita sendiri. Karena mungkin dengan penghasilan sekarang sudah cukup, untuk kita hidup sehari-hari. Namun coba lihat:
.
> Kehidupan keluarga besar kita
> Kehidupan tetangga kita (minimal 1 RT)
> Kehidupan masyarakat (minimal 1 desa)
> Kehidupan Fakir Miskin, Yatim Piatu, Janda
> Kehidupan Saudara Kita di Palestina, di Suriah, di Rohingya, di Uyghur, dan di belahan bumi lainnya
.
Apakah mereka sudah berkecukupan?
Apakah mereka bisa makan setiap hari?
Apakah kehidupan mereka layak?
Apakah ibadah mereka sudah maksimal?
.
Mulai kita ambil tanggung jawab, mulai dari yang paling kecil:
.
> Keluarga besar kita
> Keluagga tim kita
.
Pastikan mereka berkecukupan
Pastikan mereka mendapatkan, ilmu agama yang cukup
.
Dan terus kita perlebar, untuk kebermanfaat lebih luas lagi
Yang levelnya "Unlimited", sampai kita meninggal kelak
.
Alhamdulillah
Demikian untuk tips kali ini, bagaimana menggali ‘Strong Why’
.
Barakallah Fikum
Semoga Bermanfaat ^^
.
Salam Hangat,
Latif Setiawan
Komentar
Posting Komentar