Mindset dalam Berjualan di 2022
MALAS BACA = SENGAJA MISKIN
.
Baiklah mumpung senggang, saya ingin share ilmu lagi buat yang di group ini.
Yaitu soal
.
BAGAIMANA CARA MENENTUKAN PRODUK DAN HARGA YANG PAS.
.
Jadi begini......
BISNIS , adalah menjual produk + valuenya kepada HANYA 3 orang.
Orang yang......
1. Memenuhi kebutuhannya
2. Memenuhi keinginannya
3. Memecahkan masalahnya.
.
Kalau dirangkum, BISNIS APAPUN AKAN JALAN KETIKA MENEMUI DEMANDNYA. Kita bisa suplai ke siapapun yang memiliki demand. Baik berupa KEBUTUHAN, KEINGINAN, ALAT pemecah masalah. Cuma 3 ini !
.
Yang ini juga catat baik baik : "PRODUK KITA TIDAK BISA KITA JUAL PADA SEMUA ORANG"
.
Kenapa ?????
KARENA......
(Lihat gambar)
.
Di gambar piramida tersebut, adalah piramida yang menyebutkan kebutuhan kebutuhan manusia. (Berdasarkan maslow).
1. Yang pertama adalah kebutuhan fisik, yaitu kebutuhan paling dasar yang mana apabila tidak dipenuhi bisa menyebabkan kematian. Jadi, level ini adalah orang memenuhi kwbutuhan hanya sekedar untuk hidup.
Pada level ini, ketika kita menciptakan produk tidak bisa menetapkan harga tinggi. Karena kebutuhan dasar ini adalah kebutuhan yang mana manusia dapat memenuhinya bahkan tanpa membeli. Bisa didapat dari alam (Kecuali terpaksa). Contoh bernafas, air, tidur, sex, dll.
2. Kebutuhan akan keamanan. Untuk badan, pekerjaan, kesehatan, tempat tinggal, dll.
Di level ini semisal kita menciptakan produk sudah dapat dihargai agak mahal dari sekedar untuk memenuhi pada kebutuhan level 1. Karena ada kebutuhan akan keamanan. Misal ada kebutuhan di level 1 berupa air. Pada level 2 ini, kita bisa bikin produk air yang diperuntukan untuk keamanan. Misal air minum atau, air dengan RO dll.
3. Pada level berikut. Kebutuhan manusia meningkat tidak hanya sekedar untuk hidup, tidak sekedar untuk rasa aman, tapi sudah mulai berhubungan dengan kehidupan social dan suatu kepraktisan, keluarga dan lain lain.
Pada level ini, orang bersedia mengeluarkan uang lebih banyak daripada hanya sekedar untuk hidup dan rasa aman. Masih air sebagai contohnya, selain air minum dibuat layak untuk kesehatan. Maka memberi merk dagang yang mana kemudian merk dagang itu dipasarkan sebagai air sehat jadi keharusan tersendiri. Karena selain mengobati rasa haus, kesehatan, juga di perhitungkan juga perihal sosial. Misalnya merk air minum yang dikonsumsi. Di sini dapat ditetapkan harga lebih tinggi lagi. Beda dengan level 1 , 2.
Kalau level 1 cukup air saja, mungkin ditempatkan di ember. Level 2 air matang, mungkin diletakan di galon, di level ini air kemasan dengan merk populer.
4. Kebutuhan akan pengakuan status, atau reputasi. Orang yang memiliki kebutuhan ini adalah orang dengan ekonomi lebih mapan dari 3 level sebelumnya. Karena ada kebutuhan "gengsi" untuk mendapat pengakuan dari orang lain.
Misal kita membuat produk untuk memenuhi kebutuhan orang di level ini, dapat menentukan harga jauh diatas kebutuhan air minum di level bawahnya. Misal barangkali ada yang pernah dengar air minum equil dengan kemasan botol kaca. Harganya jauh diatas aqua. Karena memang yang mengkonsumsi adalah orang ekonomi atas. Yang tidak punya masalah dengan keuangan.
5. Lalu kemudian kebutuhan aktualisasi diri. Lebih dari sekedar pengakuan sosial dan gengsi. Ada kebutuhan diatas itu. Mungkin untuk sekedar melepas rasa haus sudah tidak minum air lagi. Tapi anggur, yang harganya bisa super mahal.
Pada intinya, kebutuhan manusia tidak sama satu dengan lainnya. Makanya ada yang punya prinsip yang penting beli produk, tapi ada juga yang fanatic dengan produk + merknya.
Yang mana ini sangat berkaitan dengan kemapanan ekonomi seseorang. Yang pada akhirnya di sebut SEGMEN PASAR. Disinilah kita menentukan harga. Tergantung segmen mana yang kita tuju 😀
Jadi, tidak perlu baper ketika kita menawarkan barang lalu mendapat penolakan. Karena yang menolak memang bukan segmen yang dituju.
Mungkin seseorang cukup memiliki rumah dengan lantai tanah atau plesteran semen, mungkin seseorang punya rumah lantainya harus keramik, mungkin seseorang punya rumah laintainya harus vynil. Atau justru butuh juga sekedar itu, harus dilapisi lagi dengan rumput sintetis. 😀
.
Nah, setelah mengetahui hal diatas. Tinggal menentukan jenis bisnisnya. Apakah membuat produknya, apakah jasanya, atau menjual informasi saja.
Karena bisnis cuma tentang 3 jenis ini : produk, jasa, informasi.
- Untuk produk, bisa diciptakan produk berupa fisiknya.
- untuk jasa, bisa diciptakan produk berupa layanannya.
- untuk informasi, bisa di ciptakan produk berupa edukasi atau transfer informasi. (Kursus, buku, tutorial2, dll)
.
Jadi semua ada ilmunya, termasuk wirausaha.
.
Masih banyak pengetahuan yang bisa saya tularkan. Tapi ini dulu aja ya temen temen
Sekian semoga bermanfaat
Komentar
Posting Komentar